Connect with us

PANDEGLANG

Bupati Pandeglang Minta Warga Dukung Proyek Strategis Nasional

Published

on

Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Bantenraya.id, Pandeglang – Bupati Pandeglang, Provinsi Banten, meminta warganya untuk mendukung proyek strategis nasional di daerah itu, diantaranya pembangunan jalan tol Serang-Panimbang.

“Menolak harga pembebasan lahan untuk pembangunan jalan menghambat proyek stategis nasional. Semuanya sudah ada tahapan-tahapannya mulai pengukuran sampai kesepakatan pembayaran,” katanya saat sosialisasi wawasan kebangsaan di Pandeglang, Selasa (20/3/2018).

Pernyataan itu disampaikan Irna terkait penolakan warga Desa Gombong, Mekarjaya dan Penimbang Jaya dengan harga pembebasan lahan yang dirata-ratakan Rp80 ribu per meter, karena dianggap jauh di bawah nilai pasaran.

Menurut dia, harga pembebasan lahan yang ditetapkan pemerintah sudah sesuai dengan standar, jadi warga juga tidak bisa menetapkan harga sendiri.

“Pemilik lahan harus mengikuti harga yang diberikan oleh pemerintah, kan sudah ada standar harganya, jangan sampai masyarakat berspekulasi untuk main harga itu,” kata Irna.

Bupati menyarankan pihak Kecamatan Panimbang, para kepala desa dan warga yang tanahnya masuk dalam pembebasan jalan tol untuk musyawarah. Sampaikan harga pembebasan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Pembangunan jalan tol wilayah Pandeglang sebentar lagi akan diluncurkan, jadi saya harapkan semua permasalahan bisa diselesaikan dengan musyawarah mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Irna juga mengingatkan pada warganya, jika pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sudah direalisasikan akan menumbuhkan perekonomian masyarakat dan Kabupaten Pandeglang.

“Dampak positifnya sangat banyak terhadap perekonomian masyarakat dan daerah, jadi sudah seharusnya kita mendukung pembangunan jalan tol itu,” ujarnya.

Pemerintah pusat akan membangun jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 83 kilometer dan sepanjang 23 kilometer diantaranya berada di wilayah Pandeglang dengan melewati delapan kecamatan.

Jalan tol itu dibangun untuk mendukung pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. (sam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PANDEGLANG

Promosikan Curug Putri, Bupati Irna Ajak Bikers Berpetualang dalam konsep One Day Trip

Published

on

Curug Putri adalah salah satu objek wisata alam yang berada di kawasan Perhutani Carita, Pandeglang, Banten.

Bantenraya.id, Pandeglang – Curug Putri adalah salah satu objek wisata alam yang berada di kawasan Perhutani Carita, Pandeglang, Banten, yang memiliki sejuta pesona alam yang akan membuat terpana para pengunjungnya.

Curug Putri ini dikenal juga dengan julukan “The Litlle Green Canyon”, dengan hiasan dinding tebing yang alami serta kejernihan dan kesegaran air membuat ramai pengunjung, dan Curug Putri juga menjadi salah satu kawasan di Pandeglang yang diusulkan untuk terdaftar sebagai kawasan Geopark.

Dalam upaya mempromosikan dan lebih memperkenalkan kepada masyarakat luas, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengajak ratusan Bikers (red : pengendara sepeda motor) Pandeglang untuk bersama berpetualang dalam konsep One Day Trip Curug Putri Bersama Bupati Pandeglang, untuk mengunjungi kawasan Curug Putri Carita, Minggu (18/08/2019).

Dalam sambutannya Irna mensyukuri karunia Curug Putri, “Alhamdulilah anugrah Allah SWT kita dikaruniai warisan geologi yang sangat cantik dan ini bisa menjadi investasi besar bagi Pandeglang khususnya dan bagi Banten dan Indonesia umumnya, “ujarnya.

Lebih lanjut Irna mengatakan, tinggal bagaimana meningkatkan potensi Curug Putri agar semakin dikenal masyarakat.
aayarakat

“Kita akan lakukan perbaikan, segala
penunjangnya seperti akses jalan, listrik dan telekomunikasi dan lainnya. Kami akan bersinergi dengan pemerintah pusat, provinsi bahkan instansi lainnya seperti Kodim 0601 untuk bisa membuka akses baru yang lebih cepat menuju kawasan ini, agar semakin banyak kunjungan wisatawan ke sini, ” ujarnya.

Terakit dengan popularitas Curug Putri, Irna meyakini bahwa kawasan tersebut sudah cukup terkenal,.

“Buktinya kita tadi bertemu dengan para mahasiswa dari Universitas Indonesa bahkan mahasiswa dari Negeri Malaysia juga sudah berkunjung kemari. Artinya bahwa kawasan ini sudah cukup dikenal, tinggal bagaimana kita untuk semakin meningkatkan berbagai aspek, dari segi promosi, penunjang akses dan sarana serta prasarana,” katamya. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PANDEGLANG

Bupati Irna Ajak Seniman Pandeglang Berkarya Untuk Negeri

Published

on

Bupati Pandeglang, Irna Narulita

Bantenraya.id, Pandeglang – Melihat banyaknya para seniman di Kabupaten Pandeglang yang berpotensi dan berkualitas. Orang nomor 1 di Kabupaten Pandeglang, Irna Narulita mengajak para seniman tersebut untuk terus berkarya untuk negeri terlebih dalam membangun Pandeglang kearah yang lebih baik.

“Ya memang benar lukisan dinding atau Mural disepanjang stadion mini Sukarela itu adalah permintaan ibu kepada Pak Gebar dan seniman lainnya untuk berkarya mempercantik dan memperindah kota,”ungkap Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Rabu (14/08/2019).

Menurut Irna, dirinya akan merespon dan mendukung para seniman yang ada di Kabupaten Pandeglang dalam bentuk kegiatan positif untuk memajukan daerah.

“Ibu sangat mengapresiasi kreatifitas para seniman yang ada, seperti pak rohendi dan pak Gebar atau seniman lainnya, silahkan usulkan program apa saja untuk negeri khususnya Pandeglang,” tuturnya.

Ia meminta, SKPD maupun swasta untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para seniman yang ada dalam berbagai karya yang kreatif dan inovatif untuk negeri khususnya Pandeglang.

Sementara Gebar Sasmita salah seorang seniman Pandeglang, membenarkan dirinya dan rekan-rekan seniman lain diminta oleh Bupati Pandeglang untuk membuat Melukis murral, menghias/membuat dekorasi media luar ruang atau pertunjukkan seni dengan tujuan memperindah stadion mini sukarela disepanjang jalan protokol tersebut.”Ibu bupati yang meminta membuat Mural di stadion mini sukarela,”ujarnya.

Gebar dan seniman lainnya yang didukung bupati Irna untuk berkreasi dalam berkarya demi kemajuan daerah.”kami sangat berterima kasih dengan dukungan ibu bupati pada para seniman untuk berinovasi memperindah kota, membangun untuk negeri,”pungkasnya, yang diamini oleh Rohaendi seniman pembina Sanggar Seni Ciwasiat, yang juga diminta bupati membuat gapura Dirgahayu RI ke-74 di depan Pendopo Pandeglang, setelah dirinya bersama warga ciwasiat mendirikan gapura cinta negeri dan ikut serta dalam lomba tingkat nasional tersebut. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PANDEGLANG

Harapan Penyintas Tsunami Banten agar Dibantu Donatur

Published

on

Penyintas tsunami Banten di Labuan, Banten, mengharapkan perhatian dari donatur untuk membantu mengembalikan kehidupan mereka seperti sebelum bencana.

Bantenraya.id, Pandeglang – Penyintas tsunami Banten di Labuan, Pandeglang, Banten, mengharapkan perhatian dari donatur untuk membantu mengembalikan kehidupan mereka seperti sebelum bencana.

“Saat ini, sebagian besar penyintas tidak punya pekerjaan karena mereka tidak bisa melaut. Perahu-perahu mereka masih rusak dan tidak bisa dipakai melaut,” ujar seorang pengurus penyintas tsunami Banten, Lilis Wati, saat penyerahan hewan kurban dari Dharma Wanita Kemendikbud di Pandeglang, Banten, Senin (12/8/2019).

Para nelayan juga masih trauma kembali melaut. Apalagi sepekan yang lalu, terjadi gempa di wilayah itu. Untuk bertahan hidup, para penyintas ada yang berjualan bahkan ada yang sampai meminta-minta di bus. Hal itu dikarenakan bantuan yang datang sudah sedikit. Padahal di daerah itu ada 248 kepala keluarga.

“Berbeda dengan lima bulan yang lalu, masih banyak bantuan yang datang,” kata dia.

Saat Hari Raya Idul Adha kemarin, kata Lilis, para penyintas kebingungan bagaimana menikmati santapan dari daging. Hal itu dikarenakan tak ada lagi beras di rumah mereka.

“Dagingnya ada, tapi berasnya tidak ada. Bagaimana bisa makan. Begitu kata mereka,” kata Lilis mengulang kata para penyintas.

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya satu kali saja, tetapi berkelanjutan. Untuk hewan kurban, dia menyebut hanya berasal dari Dharma Wanita Kemendikbud yakni dua ekor sapi.

“Kami sangat berharap bantuan dari donatur,” harap dia.

Perwakilan Dharma Wanita Kemendikbud, dr Rina Andriani MPd, mengatakan pihaknya berupaya agar bantuan yang diberikan tidak hanya sekali saja tapi berkelanjutan.

“Kami berharap berkelanjutan, sehingga bisa membantu para penyintas,” kata Rina.

Dharma Wanita Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyerahkan sebanyak delapan ekor sapi dan enam ekor kambing kepada sejumlah warga korban bencana dan tidak mampu di Banten.

Penyerahan hewan kurban tersebut terbagi berbagai daerah yakni di Kampung Rancaraji, Desa Kramatlaban, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.

Kemudian di Desa Ciinjuk, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Selanjutnya juga diberikan hewan kurban untuk warga yang terkena bencana di Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, dan juga di Desa Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. (ind)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending