Connect with us

TANGERANG

Dinas Pendidikan Tangerang Bangun Taman Literasi di Seluruh SD

Published

on

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Masyati Yulia

Bantenraya.id, Tangerang – Dinas Pendidikan Kota Tangerang akan membangun laboratorium dan taman literasi di seluruh SD yang ada di Kota Tangerang, Banten, untuk membantu siswa melakukan praktik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Masyati Yulia di Tangerang Senin (12/8/2019), mengatakan, tahun ini sedang digagas laboratorium dan taman literasi.

Dengan adanya laboratorium, siswa akan lebih bisa menggali potensi, sedangkan taman literasi disediakan untuk memberikan rasa nyaman kepada siswa pada saat membaca.

“Taman bacaan atau literasi ini nantinya sifatnya outdoor, jadi anak itu membaca tidak merasa dipaksa tapi mereka enjoy. Sedangkan laboratorium, nantinya siswa akan diajarkan untuk bereksperimen mengembangkan potensi mereka,” ujarnya.

Masyati menambahkan, taman literasi nantinya dibangun untuk sarana bermain sekaligus belajar bagi peserta didik sekolah dasar. Karena dengan cara seperti itu, siswa bisa diajak untuk memiliki hobi membaca.

“Kalau taman bacaan ini sudah secara merata, diharapkan dapat menjadikan anak lebih gemar membaca, kami juga akan membangun suatu program sebagai indikatornya,” paparnya.

Ia menjelaskan, program tersebut tidak akan berjalan dengan optimal tanpa ada peran serta dari seluruh sekolah.

“Kita mengupayakan peningkatan mutu pendidikan, berbagai fasilitas penunjang kami siapkan, tinggal bagaimana bapak dan ibu guru memaksimalkan fasilitas yang telah kami sediakan,” ujarnya.

Masyati menuturkan, untuk menunjang hal tersebut, pihaknya saat ini tengah mengupayakan anggaran insentif bagi para guru untuk dua bulan ke depan agar segera direalisasikan.

“Untuk masalah insentif guru, kami terus mengupayakan karena kami juga menginginkan guru nyaman dan fokus bekerja melayani,” pungkasnya. (ant)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TANGERANG

Arief Jadikan Masjid Pusat Peradaban Masyarakat

Published

on

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah

Bantenraya.id, Tangerang – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengajak warga memakmurkan masjid-masjid di kota itu dengan cara menjadikan masjid sebagai pusat peradaban masyarakat.

“Umumnya masjid yang ada itu penuh jamaahnya waktu Shalat Id atau Shalat Jumat, selain itu kebanyakan sepi,” kata dia di Tangerang, Rabu (14/8/2019).

Ia menjabarkan pemkot juga telah berupaya memakmurkan masjid-masjid di Kota Tangerang dan masyarakat sekitarnya dengan dibentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap masjid.

“Sebagai perpanjangan tangan pemkot yang hasil kerja sama dengan Baznas Kota Tangerang. Jangan sampai ada masjid yg bagus tapi masyarakatnya kurang berkecukupan,” ujarnya.

Masih berkaitan dengan perayaan Idul Adha, dia mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk menumbuhkan semangat berbagi melalui ibadah kurban.

“Tunjukkan bahwa Islam adalah agama yang menjaga persaudaraan dan perbedaan,” katanya.

Pada tahun ini, 42 sapi kurban dan 12 domba/kambing dipotong di Masjid Raya Al Azhom. Totalnya 3.000 paket daging kurban dibagikan ke masyarakat.

Ketua Harian DKM Masjid Al Azhom Kota Tangerang Achmad Chairudin mengatakan tahun ini pihaknya membagikan kupon sesuai kapasitas hewan yang diterima. Penyaluran kupon melalui RT/RW setempat.

“Alhamdulillah semua tersalurkan kepada yang haknya. Semoga semua berkah baik bagi pengurban, panitia, terlebih para penerimanya,” tutur dia. (ant)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

TANGERANG

Pemkot Tangerang Tutup Saluran Air Dengan Plastik, Alasannya Gambang Membersihkan

Published

on

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Bantenraya.id, Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Banten masih mematangkan konsep penggunaan pallet plastik sebagai penutup saluran air untuk memudahkan membersihkan sampah.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang Selasa (6/8/2019) menjelaskan, penggunaan pallet plastik untuk penutup saluran sangat memudahkan masyarakat dalam membersihkan sampah yang menumpuk di saluran air.

Pasalnya, pallet plastik tidak berat seperti beton yang selama ini digunakan, sehingga warga bisa membukanya dengan mudah.

Walaupun demikian, harus juga disiapkan antisipasi agar pallet plastik tersebut tak mudah hilang sebab bisa dengan mudah dibawa pencuri.

Baca juga: BPBD Kota Tangerang siapkan nomor darurat terkait pemadaman listrik

“Kalau pakai pallet kan ringan, bisa gampang kalau mau membersihkan saluran. Tinggal komitmen dari masyarakat yang harus dikuatkan untuk bantu Pemkot Tangerang menjaga saluran,” katanya.

Dengan pallet plastik, lanjut Walikota, akan menghemat anggaran Pemkot Tangerang untuk kebutuhan pembangunan drainase di seluruh wilayah Kota Tangerang.

“Dengan panjangnya saluran air di kota , bayangin kalau sampahnya tidak dibersihkan ,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Cipondoh, Rizal Ridolloh mengungkapkan, dengan digunakannya pallet plastik sebagai penutup drainase dirasa akan membantu petugas kebersihan di wilayah.

“Tadi saya coba angkat yang dari beton memang sulit dan berat, perlu dua sampe tiga orang untuk mengangkatnya jadi sulit untuk kontrol kebersihan drainase,” jelas Rizal. (acm)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

TANGERANG

Tol Tangerang Merak Terapkan Transaksi Tanpa Berhenti

Published

on

Uji coba penerapan transaksi tol tanpa berhenti pada satu gardu atau single lane free flow (SLFF) di Tol Tangerang-Merak.

Bantenraya.id, Serang – PT Marga Mandalasakti (Astra Infra Toll Tangerang- Merak) telah melakukan uji coba penerapan transaksi tol tanpa berhenti pada satu gardu atau Single Lane Free Flow (SLFF) di empat gerbang.

“Hasil uji coba SLFF sudah berjalan dengan baik dan siap diterapkan di Tol Tangerang-Merak,” kata Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Astra Infra Toll Tangerang Merak Krist Ade Sudiyono di Serang, Selasa (6/8/2019).

Ia mengatakan uji coba SLFF bersama Telkom Metra di Ruas Tangerang-Merak sejak Maret 2019 dilakukan terhadap empat gerbang tol yakni, satu lajur di pintu masuk gerbang tol (GT) Serang Barat dan GT Cikande dan pintu keluar GT Cikupa dan GT Serang Timur.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, kami bisa segera mendeklarasikan bahwa sistem SLFF bahkan MLFF (Multi Lane Free Flow) siap untuk diimplementasikan di Jalan Tol Tangerang-Merak,” kata Krist Ade Sudiyono.

Sistem SLFF di ruas Tol Tangerang- Merak menggunakan teknologi DSRC (Dedicated Short Range Communication) yang dikombinasikan dengan On Board Unit (OBU) pada kendaraan dan sistem tersebut berjalan dengan baik.

Krist mengungkapkan, dari hasil uji coba tidak ada kendala baik itu dalam hal realibilitas atau keandalan sistem mulai dari front end hingga back end, dan interoperability system yang mencakup sistem pembayaran.

Kemudian, cara kerja yang disesuaikan dengan situasi lapangan, berupa sistem toll collection dan alat pembayaran eksisting, pentarifan tertutup dan terbuka serta sistem integrasi beberapa ruas tol. “Setelah berhasil diujicoba berbasis DSRC untuk sistem pentarifan tertutup dengan kombinasi berbagai sistem pembayaran,” jelasnya.

Teknologi tersebut berkembang yang memungkinkan terbangunnya ekosistem yang kompetitif, sehingga memungkinkan terlaksananya multivendor, dan multioperator.

“Reader yang diletakkan di atas jalan yang berada di gerbang, akan mendeteksi dan mengklasifikasikan kendaraan yang melintas sehingga tarif yang dibayarkan akan lebih akurat sesuai dengan jenis kendaraan dan jarak tempuh,” ujarnya.

Setelah melakukan uji coba selama 4 bulan terakhir, Astra Tol Tangerang-Merak Infra terus memantapkan guna menguji peralatan, integrasi dengan penyedia dana, dan penerapan di ruas intergrasi agar distribusi pendapatan tol bisa dimitigasi.

Bahkan, cetak biru implementasi SLFF maupun MLFF sedang disiapkan. Cetak biru mencakup implementasi, proses bisnis, dan identifikasi penyiapan ekosistemnya.

Dia menambahkan, dalam penerapan sistem baru ini dibutuhkan kesiapan tidak hanya dari pihak pengelola jalan tol saja, namun juga kesiapan dari pihak masyarakat. (rid)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending