Connect with us

SERANG

Polda Banten MoU Bersama Kejati dan BPN Selesaikan Kasus Tanah

Published

on

Penandatangan kesepakatan (MoU) bersama Kepala BPN Banten, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten dan perwakilan Polda Metro Jaya, dalam penyelesaian kasus/mafia tanah di Banten.

Bantenraya.id, Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kanwil BPN Provinsi Banten, Kejati Banten dan Polda Metro Jaya tentang penyelesaian kasus tanah di wilayah Banten, di Kantor BPN Provinsi Banten, di Serang, Selasa (24/9/2019).

Penandatanganan MOU ini dilaksanakan setelah upacara HUT Ke-59 Agraria Nasional dan Tata Ruang di lapangan BPN Provinsi Banten. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolda Metro Jaya yang diwakili Dirreskrimum Kombes Pol Suyudi Ario Seto, Gubernur Banten Wahidin Halim dan Forkopimda Banten, wali kota/bupati se-Provinsi Banten serta seluruh kapolres di wilayah hukum Polda Banten dan Kepala BPN Provinsi Banten.

“Penandatanganan MOU ini merupakan suatu bentuk wujud kerja sama dalam menyelesaikan masalah kasus tanah di wilayah Provinsi Banten khususnya,” kata Tomsi Tohir.

Kapolda Banten berharap dengan adanya penandatanganan MOU ini, ke depannya permasalahan kasus tanah dapat diselesaikan dengan cepat dan diselesaikan dengan baik.

Kepala Kantor Wilayah BPN Banten Andi Tenri Abeng mengatakan, pihaknya telah menandatangani nota kepahaman perihal pertanahan dengan Polda dan Kejati. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pemberantasan mafia tanah yang disinyalir masih beraksi di Banten.

“MoU dengan Kapolda dan Kajati dalam rangka pemberantasan mafia tanah. Disinyalir ada banyak mafia tanah sehingga masyarakat banyak yang dirugikan. Tadi sudah bekerja sama. Dengan bertiga ini kami bertekad menuntaskan kasus-kasus yang berindikasi mafia tanah,” kata Andi.

Ia menjelaskan, saat ini di Banten pihaknya mengendus ada empat praktik mafia tanah. Keempatnya kini sudah ditetapkan sebagai target operasi (TO) jajaran Polda Banten dan Polda Metro Jaya.

Adanya indikasi praktik mafia tanah, kata dia, dilihat dari beberapa hal. Paling umum hal itu terjadi jika ada masyarakat yang merasa sudah tak berkutik atas hak tanahnya yang tak bisa dimiliki. Selain itu, modus mafia tanah adalah dengan pemalsuan dokumen pertanahan.

“Kalau mafia tanah tidak tergantung luas sebenarnya, masyarakat merasa dia sudah nggak bisa lagi melawan, saya punya tapi saya enggak bisa miliki. Modusnya rata-rata pemalusan akte,” kata dia.

Agar praktik mafia tanah bisa diungkap, kata dia, pihaknya siap untuk memberikan dukungan data yang dibutuhkan oleh pihak kepolisian. BPN juga akan memberikan kontribusi berupa deteksi dokumen pertanahan yang diragukan legalitasnya.

“Memang lebih banyak peranan dari Polda, kita memberikan edukasi terkait pertanahan. Upaya BPN hanya menilai secara formil, kami tidak secara meteriil. Kami secara formil clear ya kita proses, nah kalau terjadi kesalahan di materiil, itu dilimpahkan ke aparat penegak hukum,” kata dia.

Andi Tenri juga mengaku, hingga saat ini praktik mafia tanah masih terendus pada tanah-tanah milik masyarakat umum. Sedangkan untuk pengadaan tanah dari pemerintah, pihaknya belum menemukan.

“(Praktik mafia tanah di lahan pemerintah) Sejauh ini belum saya temukan, tapi belum tahu karena belum ada aduan. Imbauan agar terhindari dari mafia tanah, masyarakat berhati-hati dalam membeli tanah, cek dulu status tanahnya ke BPN,” jelasnya.

Dia menegaskan, selain edukasi ke pihak eksternal, BPN juga terus membenahi internalnya sebagai bentuk pemberantasan praktik kotor di bidang pertanahan.

“Penataan ruang dan pelayanan pertanahan yang berkepastian hukum dan modern. ‘Tag line’ kami, Banten Jawara, dalam arti kami sekarang harus bangkit bahwa Banten bisa menjadi jawara dalam segala hal. Khususnya BPN kami sudah mulai berubah, BPN Banten kini lebih baik,” katanya.

Sementara Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, selain dilaksanakannya penandatangan MOU dengan Kapolda Banten, Kapolda Metro Jaya, Kejati Banten dan Kanwil BPN, pemerintah sudah berupaya memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat secara cepat dan transparan, Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menggagas Program Transformasi Digital.

Layanan pertanahan dapat diakses secara elektronik oleh masyarakat dengan transparan. Saat ini sudah ada empat layanan elektronik, meliputi Hak Tanggungan, Layanan Informasi, Zona Nilai Tanah dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah dan Informasi bidang tanah sudah mulai bisa diakses.

Wahidin mengimbau masyarakat, khususnya masyarakat Provinsi Banten apabila ada yang ingin mengurus surat tanah, agar tidak melalui perantara.

“Langsung saja datang ke Kantor BPN, nanti pegawai BPN akan menunjukan cara kepengurusannya,” kata Wahidin. (myn)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SERANG

Subadri Hadiri Penutupan Turnamen Sepakbola Piala Walikota Serang

Published

on

Wakil Walikota Serang H Subadri Ushuludin menyalami para pemain sebelum bertanding.

Bantenraya.co.id, Serang – Wakil Walikota Serang H Subadri Ushuludin menghadiri turnamen sepakbola Usia dini antar SSB se Kota Serang yang digelar Askot PSSI Kota dalam rangka memperebutkan piala Walikota ke IV tahun 2019 di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri Kota Serang (21/12/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan pukul 15.30 WIB tersebut selain dihadiri oleh Wakil Walikota Serang H. Subadri Ushuludin, juga didampingi Oleh Ketua KONI Kota Serang Deni, Askot PSSI Kota Serang Zeka beserta Jajaran lainnya.

Sebelum upacara penutupan dilaksanakan, terlebih dahulu dilangsungkan partai final usia 17 tahun antara SSB Singandaru VS SSB Serang Pratama.

Dalam partai final itu, diawal babak pertama kedua kesebelasan terlihat sangat agresif memberikan serangan.Hingga akhir pertandingan dimenangkan oleh SSB Singandaru dengan skor telak 4 : 0 mengalahkan SSB Serang Pratama.

Kompetisi tersebut diikuti peserta kelompok umur U 12 Tahun – U 17 Tahun sebanyak 22 SSB, untuk U 12 Tahun sebanyak 10 SSB, dan U 17 Tahun sebanyak 12 SSB. Diantara peserta yang ikut kompetisi ini berasal dari lingkungan Kota Serang.

Kegiatan dilanjutkan dengan upacara penutupan dengan pembagian hadiah kepada para juara, hadiah berupa uang pembinaan dan piala tetap. Acara langsung ditutup oleh Askot PSSI Kota Serang Zeka.

“Kegiatan ini merupakan ajang mencari bibit pemain yang berbakat, kompetisi tidak boleh berhenti, harus bisa terlaksana setiap tahunnya,” kata Zeka. (luk)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SERANG

Satu Tahun Tsunami Selat Sunda, Pemkab Serang Terus Bangkitkan Wisata Anyer

Published

on

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.

Bantenraya.id, Serang – Tepat 22 Desember 2019, satu tahun berlalu pasca musibah tsunami Selat Sunda yang menerjang Pantai Anyer dan Cinangka di Kabupaten Serang. Pemerintah Kabupaten Serang terus melakukan upaya pemulihan untuk membangkitkan Wisata Anyer agar kembali bergeliat.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melalui siaran pers, Minggu (22/12/2019) mengatakan, pada awal terjadi bencana, Pemkab Serang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mampu bersinergi dengan berbagai unsur untuk melakukan penanggulangan bencana. Mulai dari TNI-Polri, Basarnas, PMI, Tagana, Pemprov Banten, pemerintah pusat, dan berbagai pihak yang terkait.

“Hingga pelayanan kesehatan, ditegaskan untuk melayani korban bencana dengan baik. Semua organisasi perangkat daerah hingga pemerintah kecamatan pun bergerak membantu korban bencana. Alhamdulillah, atas sinergi yang baik, proses penanggulangan bencana berjalan dengan baik,” ujar Tatu.

Selanjutnya kata Tatu, Pemkab Serang juga melakukan pemulihan ekonomi bagi para korban bencana, hingga melakukan rekontruksi rumah-rumah yang rusak. Sepekan setelah bencana, Pemkab Serang memberikan bantuan tunai kepada ratusan korban bencana dengan kisaran Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta.

Pada Mei 2019, Pemkab Serang selesai memperbaiki rumah warga terdampak di Kecamatan Anyer dan Cinangka sebanyak 33 rumah.

“Sebanyak 33 rumah selesai diperbaiki dan enam rumah direhab, tugas kami menyelesaikan rumah yang rusak atau tersapu tsunami telah selesai,” katanya.

Kemudian pada Juni 2019, menjelang hari raya Idul Fitri, Pemkab Serang menurunkan bantuan tunai untuk 251 pemilik warung.

“Bantuan tersebut diberikan agar para pedagang di tepi pantai kembali bisa berjualan dengan baik saat libur Idul Fitri,” ujarnya.

Untuk pemulihan ekonomi pariwisata Pantai Anyer dan Cinangka, Pemkab Serang menggelar rangkaian kegiatan Anyer Krakatau Culture Festival atau AKCF setiap bulan. Rangkaian kegiatan dimulai sejak Maret, antara lain dari Fun Bike, Lomba Burung Berkicau, Festival Silat Kaserangan, Lomba Mancing Selat Sunda, Anyer Color Fun Run, Ngagurah Dano, AKCF Adventure Trail, Gala Dinner, hingga Anyer Surfing Competition.

“Rangkaian AKCF ini rutin kita gelar setiap tahun,” ujar Tatu.

Saat ini wisata Pantai Anyer sudah aman dan mulai banyak dikunjungi wisatawan, namun begitu berbagai upaya dan program terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Serang untuk membangkitkan pariwisata pantai.

“Kita semua harus terus mengampanyekan agar wisatawan bisa rutin berkunjung ke pantai Anyer dan Cinangka,” katanya.

Kepala Disporapar Kabupaten Serang Hamdani menilai, para pelaku pariwisata serta Pemprov Banten dan pemerintah pusat, turut serta membantu memulihkan pariwisata pantai Anyer dan Cinangka.

“Kami yakin dengan sinergi yang baik, pariwisata Anyer akan kembali mendunia,” katanya. (luk)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SERANG

Ketua Dewan Pantau Pilkades Serentak di Kabupaten Serang

Published

on

Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum melakukan monitoring ke sejumlah TPS Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di beberapa wilayah di Kabupaten Serang, Minggu.

Bantenraya.id, Serang – Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum melakukan monitoring ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di sejumlah kecamatan untuk memastikan pesta demokrasi di desa berjalan lancar, aman dan kondusif serta seluruh panitia Pilkades menjalankan tugasnya dengan baik.

“Saya ingin memastikan Pilkades berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Saya melihat langsung, para panitia pilkades juga menjalankan tugasnya dengan baik. Alhamdulillah, pilkades berjalan dengan suka cita dan antusias masyarakat juga tinggi,” kata Ulum kepada wartawan di Serang, Minggu (3/11/2019).

Ulum memulai pemantauan dari kantor Kecamatan Ciruas, dilanjutkan ke Desa Beberan dan Desa Penggalang,setelah itu Dilanjutkan ke Kecamatan Pontang dengan mengunjungi Desa Domas dan Sukajaya.

Selain itu, Ketua DPRD juga meninjau Kecamatan Lebakwangi dengan mengunjungi Desa Pegandikan, serta Kecamatan Tirtayasayakni ke Desa Laban. Selanjutnya ia menuntaskan monitoring ke Desa Tanara Kecamatan Tanara, Kecamatan Carenang, dan Kecamatan Binuang.

Pilkades serentak di Kabupaten Serang diikuti oleh 150 desa yang dilaksanakan, Minggu (3/11/2019). Pilkades serentak ini merupakan yang ketiga kali. Pada gelombang pertama ada 118 desa, gelombang kedua 33 desa dan gelombang ketiga 150 desa.

Ulum berharap, semua calon kepala desa (kades) menerima hasil pemungutan suara yang sudah berlangsung.

“Calon kades harus siap menang dan siap kalah. Calon kades juga harus saling menjaga keamanan dan kondusifitas di tengah-tengah masyarakat,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Pasca pemungutan suara, kata Ulum, calon kades harus bisa mengayomi para tim sukses (timses) dan pendukungnya agar tidak melakukan tindakan yang merugikan semua pihak dan masyarakat khususnya menjaga soliditas agar tidak ada perpecahan pasca Pilkades,” tegasnya. (luk)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending