Connect with us

SERANG

Ketua Dewan Pantau Pilkades Serentak di Kabupaten Serang

Published

on

Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum melakukan monitoring ke sejumlah TPS Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di beberapa wilayah di Kabupaten Serang, Minggu.

Bantenraya.id, Serang – Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum melakukan monitoring ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di sejumlah kecamatan untuk memastikan pesta demokrasi di desa berjalan lancar, aman dan kondusif serta seluruh panitia Pilkades menjalankan tugasnya dengan baik.

“Saya ingin memastikan Pilkades berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Saya melihat langsung, para panitia pilkades juga menjalankan tugasnya dengan baik. Alhamdulillah, pilkades berjalan dengan suka cita dan antusias masyarakat juga tinggi,” kata Ulum kepada wartawan di Serang, Minggu (3/11/2019).

Ulum memulai pemantauan dari kantor Kecamatan Ciruas, dilanjutkan ke Desa Beberan dan Desa Penggalang,setelah itu Dilanjutkan ke Kecamatan Pontang dengan mengunjungi Desa Domas dan Sukajaya.

Selain itu, Ketua DPRD juga meninjau Kecamatan Lebakwangi dengan mengunjungi Desa Pegandikan, serta Kecamatan Tirtayasayakni ke Desa Laban. Selanjutnya ia menuntaskan monitoring ke Desa Tanara Kecamatan Tanara, Kecamatan Carenang, dan Kecamatan Binuang.

Pilkades serentak di Kabupaten Serang diikuti oleh 150 desa yang dilaksanakan, Minggu (3/11/2019). Pilkades serentak ini merupakan yang ketiga kali. Pada gelombang pertama ada 118 desa, gelombang kedua 33 desa dan gelombang ketiga 150 desa.

Ulum berharap, semua calon kepala desa (kades) menerima hasil pemungutan suara yang sudah berlangsung.

“Calon kades harus siap menang dan siap kalah. Calon kades juga harus saling menjaga keamanan dan kondusifitas di tengah-tengah masyarakat,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Pasca pemungutan suara, kata Ulum, calon kades harus bisa mengayomi para tim sukses (timses) dan pendukungnya agar tidak melakukan tindakan yang merugikan semua pihak dan masyarakat khususnya menjaga soliditas agar tidak ada perpecahan pasca Pilkades,” tegasnya. (luk)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SERANG

Subadri Hadiri Penutupan Turnamen Sepakbola Piala Walikota Serang

Published

on

Wakil Walikota Serang H Subadri Ushuludin menyalami para pemain sebelum bertanding.

Bantenraya.co.id, Serang – Wakil Walikota Serang H Subadri Ushuludin menghadiri turnamen sepakbola Usia dini antar SSB se Kota Serang yang digelar Askot PSSI Kota dalam rangka memperebutkan piala Walikota ke IV tahun 2019 di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri Kota Serang (21/12/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan pukul 15.30 WIB tersebut selain dihadiri oleh Wakil Walikota Serang H. Subadri Ushuludin, juga didampingi Oleh Ketua KONI Kota Serang Deni, Askot PSSI Kota Serang Zeka beserta Jajaran lainnya.

Sebelum upacara penutupan dilaksanakan, terlebih dahulu dilangsungkan partai final usia 17 tahun antara SSB Singandaru VS SSB Serang Pratama.

Dalam partai final itu, diawal babak pertama kedua kesebelasan terlihat sangat agresif memberikan serangan.Hingga akhir pertandingan dimenangkan oleh SSB Singandaru dengan skor telak 4 : 0 mengalahkan SSB Serang Pratama.

Kompetisi tersebut diikuti peserta kelompok umur U 12 Tahun – U 17 Tahun sebanyak 22 SSB, untuk U 12 Tahun sebanyak 10 SSB, dan U 17 Tahun sebanyak 12 SSB. Diantara peserta yang ikut kompetisi ini berasal dari lingkungan Kota Serang.

Kegiatan dilanjutkan dengan upacara penutupan dengan pembagian hadiah kepada para juara, hadiah berupa uang pembinaan dan piala tetap. Acara langsung ditutup oleh Askot PSSI Kota Serang Zeka.

“Kegiatan ini merupakan ajang mencari bibit pemain yang berbakat, kompetisi tidak boleh berhenti, harus bisa terlaksana setiap tahunnya,” kata Zeka. (luk)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SERANG

Satu Tahun Tsunami Selat Sunda, Pemkab Serang Terus Bangkitkan Wisata Anyer

Published

on

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.

Bantenraya.id, Serang – Tepat 22 Desember 2019, satu tahun berlalu pasca musibah tsunami Selat Sunda yang menerjang Pantai Anyer dan Cinangka di Kabupaten Serang. Pemerintah Kabupaten Serang terus melakukan upaya pemulihan untuk membangkitkan Wisata Anyer agar kembali bergeliat.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melalui siaran pers, Minggu (22/12/2019) mengatakan, pada awal terjadi bencana, Pemkab Serang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mampu bersinergi dengan berbagai unsur untuk melakukan penanggulangan bencana. Mulai dari TNI-Polri, Basarnas, PMI, Tagana, Pemprov Banten, pemerintah pusat, dan berbagai pihak yang terkait.

“Hingga pelayanan kesehatan, ditegaskan untuk melayani korban bencana dengan baik. Semua organisasi perangkat daerah hingga pemerintah kecamatan pun bergerak membantu korban bencana. Alhamdulillah, atas sinergi yang baik, proses penanggulangan bencana berjalan dengan baik,” ujar Tatu.

Selanjutnya kata Tatu, Pemkab Serang juga melakukan pemulihan ekonomi bagi para korban bencana, hingga melakukan rekontruksi rumah-rumah yang rusak. Sepekan setelah bencana, Pemkab Serang memberikan bantuan tunai kepada ratusan korban bencana dengan kisaran Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta.

Pada Mei 2019, Pemkab Serang selesai memperbaiki rumah warga terdampak di Kecamatan Anyer dan Cinangka sebanyak 33 rumah.

“Sebanyak 33 rumah selesai diperbaiki dan enam rumah direhab, tugas kami menyelesaikan rumah yang rusak atau tersapu tsunami telah selesai,” katanya.

Kemudian pada Juni 2019, menjelang hari raya Idul Fitri, Pemkab Serang menurunkan bantuan tunai untuk 251 pemilik warung.

“Bantuan tersebut diberikan agar para pedagang di tepi pantai kembali bisa berjualan dengan baik saat libur Idul Fitri,” ujarnya.

Untuk pemulihan ekonomi pariwisata Pantai Anyer dan Cinangka, Pemkab Serang menggelar rangkaian kegiatan Anyer Krakatau Culture Festival atau AKCF setiap bulan. Rangkaian kegiatan dimulai sejak Maret, antara lain dari Fun Bike, Lomba Burung Berkicau, Festival Silat Kaserangan, Lomba Mancing Selat Sunda, Anyer Color Fun Run, Ngagurah Dano, AKCF Adventure Trail, Gala Dinner, hingga Anyer Surfing Competition.

“Rangkaian AKCF ini rutin kita gelar setiap tahun,” ujar Tatu.

Saat ini wisata Pantai Anyer sudah aman dan mulai banyak dikunjungi wisatawan, namun begitu berbagai upaya dan program terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Serang untuk membangkitkan pariwisata pantai.

“Kita semua harus terus mengampanyekan agar wisatawan bisa rutin berkunjung ke pantai Anyer dan Cinangka,” katanya.

Kepala Disporapar Kabupaten Serang Hamdani menilai, para pelaku pariwisata serta Pemprov Banten dan pemerintah pusat, turut serta membantu memulihkan pariwisata pantai Anyer dan Cinangka.

“Kami yakin dengan sinergi yang baik, pariwisata Anyer akan kembali mendunia,” katanya. (luk)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SERANG

Kemenperin Dorong Kewirausahaan IKM Berbasis Ponpes di Banten

Published

on

Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin, Gati Wibawaningsih.

Businesstoday.id, Serang – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pengembangan kewirausahaan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis pondok pesantren di Banten, sehingga muncul wirausahawan-wirausahawan baru dari kalangan santri.

Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Serang, Selasa (15/10/2019), menjelaskan, menciptakan wirausaha baru dari para santri bisa lebih efektif, karena bisa menghemat waktu untuk pelatihannya, lebih cepat diajarkannya serta bisa melaksanakan bermacam-macam bentuk pelatihanya. Hingga saat ini, pihaknya sudah melaksanakan pelatihan di 41 pesantren yang ada di Indonesia.

“Hari ini kita melakukan penumbuhan wirausaha baru lewat Ponpes, karena Ponpes itu siswanya lebih tekun, rajin, lebih taat dan kejujuran itu nomor satu. Nah itu adalah bekal utama menjadi wirausaha,” kata Gati Wibawaningsih usai mengelar bimbingan teknis wirausaha baru Industri Kecil Menengah (IKM) berbasis Pondok Pesantren (Ponpes) di Provinsi Banten, di Serang.

Ia menerangkan, Kemenperin menargetkan sekitar 28 ribu Ponpes yang ada di Indonesia diberikan pelatihan dan bimbingan teknis kewirausahaan industri kecil menengah. Akan tetapi di tahun 2019, hanya baru bisa memfasilitasi sekitar 27 Ponpes.

“Ini pelatihan pembuatan roti, tetapi sebetulnya selain pembuatan roti juga melatih workshop perbengkelan roda dua, kemudian kita latih juga pembuatan sandal, pengolahan ikan, membuat kerupuk, garmen, IT dan lainnya,” tambahnya.

Ia mengatakan, kegiatan yang dilakukan di Banten bekerjasama dengan Pemprov Banten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten.

Pihaknya mengakui keberadaan IKM akan sangat mempengaruhi terhadap pengurangan pengurangan pengangguran. Sebab meskipun IKM merupakan industri kecil, akan tetapi bidang usahanya bisa lebih luas.

“Karena satu IKM paling maksimum tenaga kerja 20 orang karyawan,” kata dia.

Menurut Gati, industri kecil dan menengah saat ini jumlahnya cukup banyak yakni sekitar 3 Juta lebih untuk industri kecil. Sedangkan industri menengah jumlahnya ada sekitar 30 ribuan lebih.

“Kita lihat pertumbuhannya dari 2017 sampai ke 2018 naik sekitar 30 persen,” ujarnya. (mul)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending